GAMPANGNYA MENGOLAH SAMPAH RUMAH TANGGA

Sampah merupakan persoalan pelik disemua kota/daerah terutama di kota-kota besar. Untuk negara-negara maju, mereka sudah menerapkan sistem yang jelas dan tegas dalam mengolah sampah seperti negara jerman, jepang, singapura, dll. Di negara maju tersebut sampah mereka dipisah-pisah sesuai kategori, seperti sampah plastik, botol, basah, kertas, dll. Jadi setiap warga negara, sebelum membuang sampah ke TPS, terlebih dahulu dipisah-pisahkan dan juga memiliki jadwal tertentu untuk setiap kategori sampah. Ketika mereka tidak memisahkan sampah sesuai kategori atau tidak membuang samph sesuai jadwal yang ditetapkan maka warga tersebut akan kena denda, dendanya pun cukup besar sehingga mampu memberikan efek jera kepada masyarakat.
untuk di indonesia belum ada regulasi yang mengatur secara tegas tentang pemilahan sampah rumah tangga tapi untuk pengolahan skala kota sudah mulai terealisasi dibeberapa kota di indonesia. Menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, produksi sampah Indonesia sebanyak 65 juta tons pertahun pada tahun 2016 dan 68 juta tons pertahun pada tahun 2019, terjadi peningkatan 1 juta tons setiap tahunnya. Seluruh sampah yang ada di Indonesia, 60% sampah organik, 15% sampah plastik, dan selebihnya sampah lain-lain. Sampah memiliki dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia seperti banjir, merusak ekosistem laut, sungai, danau, dan polusi udara. Sampah plastik pun kalau dibakar akan menimpulkan masalah baru seperti polusi udara, plastik ketika dibakar akan menghasilkan gas dioxin furan, gas ini beracun.
Bagi kita yang peduli terhadap lingkungan, mulai dari keluarga kecil kita untuk melakukan pengelolaan sampah ini. Istilahnya adalah melakukan re-use, reduce, recycle (Penggunaan kembali, mengurangi, daur ulang).


Teknik sederhana pengolahan sampah:
Re-use
Menggunakan kembali barang-barang yang ada contoh botol air mineral. Biasanya, botol air mineral kita buang setelah menggunakannya. Tapi sekarang, kita coba ganti mindset untuk membuang sesuatu menjadi apa yang bisa saya lakukan dengan botol ini. Botol air minum tersebut bisa kita gunakan kembali menjadi pot tanaman atau sebagai tempat penyimpang makanan. Dan cara paling minimal yang bisa kita lakukan dengan botol plastik adalah kumpulkan lalu disedekahkan ke pemulung.

Reduce
Mengurangi pemakaian plastik, ini emang agak susah untuk kita lakukan tapi bisa asalkan serius untuk melakukannya. Banyak cara-cara sederhana yang bisa kita lakukan seperti membawa kantong kain, tote bag, keranjang ketika berbelanja ke pasar, Selalu membawa botol minum ketika bepergian dan menggunakan barang-barang yang bisa digunakan berkali-kali.

Recycle
Untuk masalah mendaur ulang, saya sendiri masih belum ada ide apa yang bisa lakukan untuk mendaur ulang.

Teknik pengolahan smapah dalam lingkup keluarga
Rata-rata sampah dapur saya 80% organik dan 20% plastik dan kertas. Sampah organik saya kembalikan ke tanah sebagai proses daur ulang kehidupan ekosistem dan ini langsung menjadi pupuk organik atau saya meletakkan sampah organik ke polibag kosong ketika sudah hampir penuh, saya isi dengan tanah dan tanaman. Cara kedua ini cocok untuk orang yang memiliki lahan terbatas. Untuk 20% sampah anoragnik, saya bagi lagi menjadi sampah kertas, sampah plastik yang bisa digunakan kembali, dan sampah plastik tidak bisa digunakan. Jadi pembuangan akhir saya cuma 5% yaitu sampah plastik tidak bisa digunkan. Untuk 5% sampah tidak bisa digunaan kembali ini, lagi saya pikirkan untuk mengolahnya apakah akan dijadikan aspal atau hal sebagainya.

Galeri

Sampah Kertas

Sampah Organik didalam polibag

Botol bekas yang digunakan kembali

Botol Air Mineral sebagai tempat penyimpanan

Kotak bekas yang digunakan kembali sebagai
tempat penyimpanan

Botol tempat meletakkan bumbu

Sampah Plastik tidak bisa digunakan

Sampah Organik yang ditimbun ke tanah





Kata Pakar tentang Teknik Menulis dan Publikasi

Kita mungkin bingung dalam menulis sesuatu karena nggak ada ide atau kita memiliki ide tapi nggak tau cara untuk menyusun kata-kata yang tepat. Jadi untuk itu diundanglah narasumber yang profesional dalam bidang kepenulisan. yang pertama itu adalah Dr. Fadli Hafizulhaq, beliau adalah seorang Doktor bidang teknik pertanian di unand. Beliau juga seorang blogger profesional yang telah memenangkan 19 penghargaan kepenulisan dan beliau juga memiliki blog seperti ajopiaman.com, udafadli.web.id dan lain sebagainya. Dalam hal ini, Dr. Fadli menyampaikan kepada kita bagaimana teknik-teknik untuk menulis sebuah karya.

 

Menurut fadli, yang paling mudah dilakukan bagi pemula adalah menulis sebuah artikel. Artikel adalah itu karangan faktual yang lengkap yang dibuat untuk mempublikasinya dimedia online ataupun di media cetak. Tujuannya itu untuk menyampaikan fakta dan gagasan yang mendidik ataupun menghibur.

 

Ada tujuh poin yang kita pahami dalam menulis:

1. Temukan ide yang menarik

2. Buat Judul yang mampu bikin pembaca penasaran

3. Lakukan riset ketika menulis

4. Merumuskan kerangka tulisan

5. Membuat tulisan dengan dahsyat

6. Meramu tulisan

7. Menutup tulisan dengan baik

 

Untuk teknik publikasi, ini akan di sampaikan oleh seorang pujangga, beliau adalah Dafriansyah Putra, ST. Dia merupakan seorang novelis yang telah menulis sebuah buku yang diterbitkan oleh penerbit nasional yaitu Gramedia, judul bukunya adalah Tangan-tangan Alam. Beliau juga telah banyak mempublikasikan karyanya di koran-koran lokal bahkan koran nasional.

Menurut beliau, tulisan itu ibarat napas karya yang harus terus dipanjangkan nafasnya. Salah satu tempat yang mudah untuk mempublikasikan karya kita adalah di media sosial seperti facebook yang banyak digunakan oleh orang. Saya mulai menantang diri untuk mempublikasikan karya saya melalui facebook ini. Setelah mulai terbiasa menulis di media sosial, saya mulai memberanikan diri untuk menghubungi media cetak seperti koran singgalang. Saya langsung menghubungi pempred koran singgalang melalui pesan facebook yang kontaknya saya dapatkan dari searching. Ketika kita ingin mempublikasikan karya kita, yang pertama ada itu adalah BERANI. Saya banyak menghubungi penerbit-penerbit buku supaya karya saya bisa diterbitkan tapi karya saya banyak ditolak oleh penerbit dengan berbagai alasan tapi saya tidak pantang menyerah. Saya mencoba peruntungan untuk mengirim karya saya ke gramedia. Alhamdulillah dengan proses yang panjang dan kesabaran melakukan editing bersama editor gramedia, karya saya dapat diterbitkan oleh gramedia dan pernah berada diposisi ke-3 penjualan.

 

Media yang paling gampang dalam menerbitkan karya kita itu adalah media sosial, tegas fadli

Tulislah sesuatu yang dekat dengan kita. Seorang guru mungkin bisa menulis bahan ajar dan seseorang yang memiliki hobi bisa menulis hal yang mereka senangi, lanjut fadli.

 

Dalam menulis novel, kita harus terlebih dahulu membuat outline tulisannya karena ini merupakan panduan kita dalam menulis alur cerita. Kata fadli

 

Tips-tips dalam menyusun tulisan supaya menarik untuk dibaca adalah dengan banyak-banyak membaca buku sehingga kosa kata kita akan bertambah dan wawasan kepenulisan kita juga akan meningkat, jawab dafriansyah putra.

 

Demikianlah penjelasan dari Dr. Fadli dan Dafriansyah putra terkait teknik kepenulisan dan publikasi. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semuanya. Bagi yang mau mengunduh file presentasi beliau bisa klik link dibawah ini.


untuk kawan-kawan yang mau melihat acaranya, bisa melalui youtube adolaiko



bagi yang hobi mendengarkan radio, acara ini juga bisa didengarkan di anchor, di adolaiko podcast atau juga bisa di channel telegram adolaiko podcast.
materi acara bisa diunduh disini


TEKNIK MENULIS DAN PUBLIKASI: Acara Spektakuler Yang Akan Membangkitkan Jiwa Menulis

Ada keinginan untuk memulai menulis tapi kadang-kadang susah mencari ide atau sudah dapat ide tapi nggak tau cara untuk memulai dan memilih kata-kata yang tepat sehingga kita tidak juga memulai untuk menulis. Atau kita udah menulis tapi nggak tau bagaimana cara untuk mempublikasikannya. Kali ini adolaiko mengadakan acara wawancara bersama orang-orang profesional dalam bidang kepenulisan. Mereka telah banyak menulis, mengisi seminar dan juga menerbitkan karya mereka. Acara ini akan menjadi inspirasi bagi kita semuanya dan juga akan memotivasi setiap pendengar dalam acara ini. Oia diacara ini setiap peserta bisa mengajukan pertanyaan kepada narasumber tersebut. Acara ini dilaksanakan secara daring sehingga peserta cukup menyediakan kuota internet yang cukup untuk mendengarkan ini.

JADWAL ACARA
1. Hari Tanggal : Selasa, 05 Mei 2020
2. Pukul : 10.30 WIB
3. Narasumber : 1. DR. Fadli Hafizulhaq, Seorang Blogger Profesional
2. Dafriansyah Putra, ST. Seorang Penulis Buku Tangan-tangan Alam
3. Acara ini dimoderatori oleh Rahmat Hidayat
Untuk kegiatan ini bisa bergabung dimelalui aplikasi:

2. Live Streaming di channel Youtube Adolaiko: https://youtu.be/cfePPvGnfew


3. Juga bisa didengarkan di Podcast Anchor Adolaiko
4. Atau juga bisa didengarkan channel Telegram https://t.me/adolaiko

REVIEW JAM TANGAN HONOR BAND 5: JAM TANGAN TERBAIK UNTUK OLAHRAGA

Kali ini saya kan mereview tentang jam tangan honor band 5 yang telah saya pake selama 10 hari, ketika saya membuat tulisan ini. Awal saya memesan jam ini di shopee atas rekomendasi uda (abang/kakak) saya. Setelah jam ini dipesan dan saya membuka bungkus pengirimannya, saya mendapatkan kotak jam yang mana isi dalam kotak tersebut ada jam tangan honor band 5, manual book, warranty card, dan charger. Warna jam tangan honor yang saya pesan adalah warna hitam, warna yang netral dan elegan untuk dipakai bagi laki-laki. Untuk menghidupkan jam ini, terlebih dahulu kita harus hubungkan ke arus listrik.
 
Di bawah jam tangan ini ada sensor yang berfungsi untuk mendeteksi detak jantung kita dan kadar oksigen didalam darah. Disamping sensor ada tempat mengisi daya dari jam ini. Jam tangan honor band 5 berbahan karet sintetis yang nyaman untuk dipakai dan memiliki banyak lobang sehingga kita gampang menyesuaikan ukuran pergelangan tangan kita. Ketika saya menggunakan jam ini dipergelangan tangan saya, ini terasa nyaman dan mudah. Jam tangan honor band 5 memiliki layar amoled yang full color sehingga memberikan kesan yang stylish ketika digunakan. Oia, kita juga dikasih screen protector untuk jam ini dan karena saya sedikit resek jadi screen nya udah sedikit tergores.

Ada beberapa fitur yang ada di honor band 5 seperti memonitor kualitas tidur kita, memonitor detak jantung, melihat kadar oksigen di darah, notifikasi, dan yang lebih penting itu adalah penggunaanya untuk olahraga lari, sepeda, dan renang. Jam ini tahan air sampai kedalaman 50 meter sehingga saya selalu menggunakan jam ini ketika mandi, berwudhu’, dan juga berenang. Untuk baterainya tahan selama 14 hari dalam kondisi stand by. Ketika saya mengaktifkan fitur deteksi jantung secara kontinue dan sleep quality ditambah melakukan olahraga (powerfull aktivity), baterainya tahan selama 4 hari. Dalam kondisi biasa tapi masih mengaktifkan fitur sleep quality dan olahraga seadanya, batrai tahan selama 8-10 hari.

Jam ini juga bisa mendeteksi langkah kita dan juga mengingatkan kita kalau seandainya kita duduk terlalu lama. Bagi saya jam ini sangat menarik karena saya orang kantoran yang sering bekerja duduk jadi perlu diingatkan untuk bergerak ketika lama duduk. Untuk mengsingkronkan jam ini dengan hp yang kita miliki maka kita terlebih dahulu untuk mengunduh aplikasi huawei healt dan juga mengaktifkan fitur bluetooth. Di aplikasi ini, kita bisa melakukan setting jam dan kustomisasi tampilan dari jam ini. Diaplikasi ini juga, kita bisa melihat grafik kualitas tidur, detak jantung, dan juga olahraga.

Kalau bicara kekurangan jam ini, bagi saya untuk harga Rp. 365.000,- ini sudah memuaskan dengan fitur cukup baik, apalagi saya yang hobi olahraga. Kalau kita mau trecking jalur olahraga kita seperti lari atau bersepeda, kita juga harus membawa HP karena jam ini tidak dilengkapi dengan fitur gps. Kalau kita hanya ingin tau jumlah kalori dan atau kecepatan detak jantung ketika melakukan olahraga, dengan hanya membawa jam ini, itu telah cukup.

Kesimpulannya, jam tangan honor band 5 ini telah memiliki fitur yang cukup lengap, water resisten dan juga satu-satunya jam tangan yang saya ketahui memiliki fitur SpO2. bagi yang olahraga atau ingin mengetahui kualitas tidur dan kondisi detak jantungnya, saya sangat merekomendasikan jam ini dibandingkan dengan jam lain yang harganya hampir sama.

perjalanan menuju triathlon bagian I


Tak menyangka bahwa gelak tawa dan kelakar kami ketika mendaki gunung talamau dalam sebuah jamuan sarapan pagi di sarasah gunung talamau menghasilkan sebuah ide sederhana tapi berjuta manfaat “bagi semua pecinta olahraga, bagaimana kalau kita mendirikan sebuah komunitas olahraga?”. Ketika ide itu masih dalam wacana berubah menjadi bola salju yang makin besar dan pecah melahirkan komunitas lentera hijrah adventure. Komunitas ini telah ada setahun yang lalu yaitu tahun 2019 tapi ketika itu belum ada acara peresmian dari komunitas ini. Pada hari minggu tanggal 15 desember 2019 diadakanlah kopdar di kota padang panjang yang dihari oleh saya sendiri, perwakilan dari chapter padang, padang panjang, bukittinggi, agam, dan payakumbuh. Rapat ini mulai pada pukul 16.00 wib ketika itu saya juga berada di padang panjang dalam agenda pulang kampung karena daerah asal saya sendiri adalah kota padang panjang. Salah satu unggulan dari kota ini adalah produksi susu sapinya yang terkenal. Kopdar kami di adakan di rumah susu dekat simpang lapan sekaligus ini bertujuan memperkenalkan susu sapi hasil olahan peternak kota padang panjang. Saya datang sedikit telat ke lokasi rapat karena harus menyelesaikan beberapa urusan saya. Ketika sampai dilokasi, disana telah ada para pengurus inti LHA yaitu pak dedi, pak in, bang fauzan, dan kawan-kawan chapter lainnya. Saya memesan segelas capuccino, yaitu kopi yang dicampur dengan susu sapi. Ketika kopi yang saya pesan telah disajikan, saya menyeruput kopi tersebut sambil menikmati perbincangan kawan-kawan pengurus. Dalam rapat kerja LHA ini, diputuskanlah 3 program utama dari LHA yaitu program pening katan kualitas diri, branding, dan launching LHA. Dalam berbagai gagasan tentang launching ini, disepakatilah acaranya berbentuk traithlon (berenang, lari, Sepeda) dan lokasi yang cocok untuk mengadakan acara ini adalah di pesisir selatan karena wilayah ini juga terkenal sebagai andalan wisata provinsi sumatera barat. Para peserta rapat setuju dengan bentuk acara dan lokasi pelaksanaannya. Setelah itu diputuskanlah waktu pelaksanaan traithlon ini pada tanggal 25-26 Januari 2020.
Mataharipun mulai menutup diri dan azan maghribpun berkumandang saling bersahut-sahutan di udara kota padang panjang, rapat kamipun dibreak sejenak untuk melakukan perintah Allah menunaikan kewajiban seorang hamba menghadap sang khaliknya. Disela-sela panggilan ini, kami berjalan melangkahkan kaki sambil bercerita tentang cita-cita akan komunitas ini. Tawa-tawa menjadi selingan ketika menuju mushalla terdekat untuk menunaikan sholat maghrib. Kaki kami melangkah ke mushalla sekolah SMK cendana kota padang panjang. Sayapun membasahi wajah yang lelah dengan air wudhu’, membasuh tangan yang telah kering, menyapu kepala dengan air dinginnya kota padang panjang, dan diakhiri membasuh kaki yang telah melangkah kemana-mana. Semoga wudhu’ ini menjadi penyegar badan kami setelah melakukan aktfivitas dunia. “AllahuAkbar”, sang imam mengangkat kedua tangan sebagai tanda dimulainya solat maghrib, saya dan beberapa kawan-kawan juga mengangkat tangan untuk menghadap, berkomunikasi, dan menyembah Allah akan segala kuasaNya. Solat ini menjadi penyejuk jiwa kami yang lelah, solat menjadi charger jiwa kami yang telah terkuras. Duhai Tuhan kami, Allah, begitu agung akan diriMu dan begitu besar kuasaMu. Kami ini hanyalah makhluk hina yang tercipta dari setetes air mani dari tempat keluarnya najis manusia. Lalu engkau angkat derajat kami karena iman yang telah engkau berikan. Tiada nikmat terbesar kami kecuali nikmat iman ini. “Assalamu’alikum Wa rahmatullah….” Sang imam menoleh ke arah kanan. “Assalamu’alaikum Wa rahmatulla…” lalu imam menolah ke kiri. Setelah melaksanakan solat, kami berzikir dan berdo’a kepada Allah, berdo’a dengan hajat kami masing-masing.
Kamipun melanjutkan rapat yang tertunda sambil menyeruput kopi yang hampir habis. Pada sesi ini menyimpulkan hasil rapat yang dibacakan oleh mas budiono sekaligus notulen rapat dan juga beliau adalah koordinator humas LHA. Ketika dibacakan hasil rapat ini, dengan bismillah didalam hati, rapat ini ditutup dengan tekad akan melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Saya melangkah keluar dari kedai kopi, menaikkan standar sepeda motor buntut yang telah berusia 13 tahun. Dengan kaki kiri meng-engkol sepeda motor dan tangan kanan memegang pedal gas, sayapun mulai menghidupkan sepeda motor tua ini. Bruumm… bruuummm… bruuumm… pertanda saya berhasil menghidupkan sepeda motor. Ketika sepeda motor ini telah hidup, saya langsung memakai jaket, menggunakan helm, dan menaiki sepeda motor tua ini bak menaiki kuda troya pasukan spartan, yunani. Saya berpamitan sambil bersalaman kepada kawan-kawan yang lainnya.
Saya menancap gas sehingga menghasilkan irama-irama mesin yang saling bertubrukan menuju kota Payakumbuh pada malam itu juga karena paginya saya harus melaksanakan tugas negara sebagai bagian dari pelayan publik, PNS. Didalam kegelapan malam, saya menerobos setiap jalan yang saya lalui, lampu sepeda motor memudarkan kegelapan yang menyelimuti dan menuntun saya menyusuri jalan-jalan yang saya lalui. Ah malam, kau membutakan mata untuk melihat hamparan jalan dan menyelimuti kendaraan yang lalu lalang.
Sambil mengendarai kuda troya, saya melewati jalanan koto baru terus lurus menuju simpang jambu air lalu berbelok ke kanan yang mana dibelah kanan disimpang tersebut berdiri toko kue yang menjual berbagai aneka kue. Biasanya pada siang hari, polisi sering beridiri didepan toko kue tersebut untuk memantau laju kendaraan yang berasal dari pusat kota, pasaman, riau, dll. Setelah berbelok kekanan, kearah by pass kota bukittinggi, 2 blok toko dari simpang tersebut ada toko obat “apotek mulia” disana ada tanda dilarang parkir kecuali tamu toko dan didepan apotek tersebut, ada toko kelontong yang menjual barang-barang harian. Disamping apotek mulia adalah toko makanan yang mejual berbagai menu olahan ayam seperti ayam penyet, ayam grepek, pecel ayam, dll. Didekat toko makanan itu banyak minibus yang parkir disana untuk menunggu penumpang yang mau pergi ke padang  atau ke lubung basung. Saya melanjutkan perjalan melewati jalur by pass kota bukittinggi. Di jalur by pass ini, saya melewati 675 meter jalan layang yang dimulai dari depan Universitas Muhammadiyah dan berakhir di simpang empat SPBU. Selama melewati jalur by pass kota bukittinggi terlihat dikiri kanan jalan toko-toko grosiran, bengkel, rumah makan, dll. Sepeda motor saya melaju sampai lampu merah simpang empat, sayapun menunggu selama 60 menit hingga lampu berwarna hijau dan saya berbelok ke kanan, arah kota Payakumbuh. Sekitar 300 meter dari simpang empat tersebut ada hotel pusako, hotel tersebut berada disebelah kanan saya, masuk kedalam jalan selebar 3 meter dan mendaki menuju kesana. Hotel pusako juga memiliki resort dengan berbagai fasilitas yang ada. Perjalanan saya ada sekitar 40 km lagi menuju kota Payakumbuh dan jam telah menunjukkan pukul 8.45 wib. Paling cepat, dalam 30 menit saya akan sampai di kota Payakumbuh dengan kisaran kecepatan sepeda motor 60-75 km/jam.
Sesampainya saya dirumah pada pukul 21.30 wib, dengan pelan saya mengetuk pintu rumah sambil mengucapkan salam. Dari dalam rumah terdengar suara lirih istri tercinta saya untuk membukan pintu rumah.
“assalamu’alaikum dinda”
Wa’alaikum salam uda, capek da? Jawab istri saya sambil mengucek mata yang masih mengantuk
“sedikit capek sayang. Uda mau mandi dulu sebelum tidur”.
Uda mau dibuatkan air hangat untuk mandi?
“Nggak usah dinda”, panggilan akrab saya untuk sang istri tercinta. “uda mandi pakai air dingin saja dan juga biar terasa segar kalau mandi pake air dingin”.
“Oh.. oke da...” jawab istri saya ketika saya mengambi handuk yang tersangkut dan langsung menuju kamar mandi.
Saya mengambil air didalam bak mandi yang telah terisi penuh dengan gayung dan mengucurkan air tersebut dari kepala dan menuju keseluruh tubuh saya. Seketika itu, badan saya yang sebelumnya capek karena berkendaraan jauh langsung hilang dibawa oleh air-air yang membasahi tubuh saya. “ah... segarnya...” lirih saya dalam hati. Setelah selesai mandi dan mengganti baju, saya tidur di samping istri lalu mengecup dahinya yang sedang tertidur pulas, melanjutkan tidur yang terpotong tadi. Sebelum tidur saya membaca surat Arrahman karena bagi saya surat ini memiliki makna tersendiri bagi saya. Apalagi ketika saya menghayati setiap arti dari ayat-ayat yang ada dalam surat arrahman tersebut. Saya sebagai hamba yang hina merasa terlalu hina atas begitu banyaknya nikmat yang Allah berikan kepada saya tapi ibadah saya kepadaNya sangatlah tak sebanding, Fabi aiyia laa irobbikuma tukadziban... maka nikmat tuhanmu manakah yang kamu dustakan. Air mata menetes setiap memahami arti surat ini. Ya Allah, jadikanlah saya hamda yang selalu bersyukur atas semua yang Engkau berikan dan jadikanlah saya hamba yang selalu ta’at atas perintahmu. Setelah membaca surat arrahman sampai habis, saya melanjutkan membaca do’a tidur, “Bismika Allahumma Ahya wa Amut..., dengan namaMu ya Allah, saya mati hidup dan mati. Sebelum menutup mata, saya kembali memandangi wajah istri saya yang terlelap,