REVIEW JAM TANGAN HONOR BAND 5: JAM TANGAN TERBAIK UNTUK OLAHRAGA

Kali ini saya kan mereview tentang jam tangan honor band 5 yang telah saya pake selama 10 hari, ketika saya membuat tulisan ini. Awal saya memesan jam ini di shopee atas rekomendasi uda (abang/kakak) saya. Setelah jam ini dipesan dan saya membuka bungkus pengirimannya, saya mendapatkan kotak jam yang mana isi dalam kotak tersebut ada jam tangan honor band 5, manual book, warranty card, dan charger. Warna jam tangan honor yang saya pesan adalah warna hitam, warna yang netral dan elegan untuk dipakai bagi laki-laki. Untuk menghidupkan jam ini, terlebih dahulu kita harus hubungkan ke arus listrik.
 
Di bawah jam tangan ini ada sensor yang berfungsi untuk mendeteksi detak jantung kita dan kadar oksigen didalam darah. Disamping sensor ada tempat mengisi daya dari jam ini. Jam tangan honor band 5 berbahan karet sintetis yang nyaman untuk dipakai dan memiliki banyak lobang sehingga kita gampang menyesuaikan ukuran pergelangan tangan kita. Ketika saya menggunakan jam ini dipergelangan tangan saya, ini terasa nyaman dan mudah. Jam tangan honor band 5 memiliki layar amoled yang full color sehingga memberikan kesan yang stylish ketika digunakan. Oia, kita juga dikasih screen protector untuk jam ini dan karena saya sedikit resek jadi screen nya udah sedikit tergores.

Ada beberapa fitur yang ada di honor band 5 seperti memonitor kualitas tidur kita, memonitor detak jantung, melihat kadar oksigen di darah, notifikasi, dan yang lebih penting itu adalah penggunaanya untuk olahraga lari, sepeda, dan renang. Jam ini tahan air sampai kedalaman 50 meter sehingga saya selalu menggunakan jam ini ketika mandi, berwudhu’, dan juga berenang. Untuk baterainya tahan selama 14 hari dalam kondisi stand by. Ketika saya mengaktifkan fitur deteksi jantung secara kontinue dan sleep quality ditambah melakukan olahraga (powerfull aktivity), baterainya tahan selama 4 hari. Dalam kondisi biasa tapi masih mengaktifkan fitur sleep quality dan olahraga seadanya, batrai tahan selama 8-10 hari.

Jam ini juga bisa mendeteksi langkah kita dan juga mengingatkan kita kalau seandainya kita duduk terlalu lama. Bagi saya jam ini sangat menarik karena saya orang kantoran yang sering bekerja duduk jadi perlu diingatkan untuk bergerak ketika lama duduk. Untuk mengsingkronkan jam ini dengan hp yang kita miliki maka kita terlebih dahulu untuk mengunduh aplikasi huawei healt dan juga mengaktifkan fitur bluetooth. Di aplikasi ini, kita bisa melakukan setting jam dan kustomisasi tampilan dari jam ini. Diaplikasi ini juga, kita bisa melihat grafik kualitas tidur, detak jantung, dan juga olahraga.

Kalau bicara kekurangan jam ini, bagi saya untuk harga Rp. 365.000,- ini sudah memuaskan dengan fitur cukup baik, apalagi saya yang hobi olahraga. Kalau kita mau trecking jalur olahraga kita seperti lari atau bersepeda, kita juga harus membawa HP karena jam ini tidak dilengkapi dengan fitur gps. Kalau kita hanya ingin tau jumlah kalori dan atau kecepatan detak jantung ketika melakukan olahraga, dengan hanya membawa jam ini, itu telah cukup.

Kesimpulannya, jam tangan honor band 5 ini telah memiliki fitur yang cukup lengap, water resisten dan juga satu-satunya jam tangan yang saya ketahui memiliki fitur SpO2. bagi yang olahraga atau ingin mengetahui kualitas tidur dan kondisi detak jantungnya, saya sangat merekomendasikan jam ini dibandingkan dengan jam lain yang harganya hampir sama.

perjalanan menuju triathlon bagian I


Tak menyangka bahwa gelak tawa dan kelakar kami ketika mendaki gunung talamau dalam sebuah jamuan sarapan pagi di sarasah gunung talamau menghasilkan sebuah ide sederhana tapi berjuta manfaat “bagi semua pecinta olahraga, bagaimana kalau kita mendirikan sebuah komunitas olahraga?”. Ketika ide itu masih dalam wacana berubah menjadi bola salju yang makin besar dan pecah melahirkan komunitas lentera hijrah adventure. Komunitas ini telah ada setahun yang lalu yaitu tahun 2019 tapi ketika itu belum ada acara peresmian dari komunitas ini. Pada hari minggu tanggal 15 desember 2019 diadakanlah kopdar di kota padang panjang yang dihari oleh saya sendiri, perwakilan dari chapter padang, padang panjang, bukittinggi, agam, dan payakumbuh. Rapat ini mulai pada pukul 16.00 wib ketika itu saya juga berada di padang panjang dalam agenda pulang kampung karena daerah asal saya sendiri adalah kota padang panjang. Salah satu unggulan dari kota ini adalah produksi susu sapinya yang terkenal. Kopdar kami di adakan di rumah susu dekat simpang lapan sekaligus ini bertujuan memperkenalkan susu sapi hasil olahan peternak kota padang panjang. Saya datang sedikit telat ke lokasi rapat karena harus menyelesaikan beberapa urusan saya. Ketika sampai dilokasi, disana telah ada para pengurus inti LHA yaitu pak dedi, pak in, bang fauzan, dan kawan-kawan chapter lainnya. Saya memesan segelas capuccino, yaitu kopi yang dicampur dengan susu sapi. Ketika kopi yang saya pesan telah disajikan, saya menyeruput kopi tersebut sambil menikmati perbincangan kawan-kawan pengurus. Dalam rapat kerja LHA ini, diputuskanlah 3 program utama dari LHA yaitu program pening katan kualitas diri, branding, dan launching LHA. Dalam berbagai gagasan tentang launching ini, disepakatilah acaranya berbentuk traithlon (berenang, lari, Sepeda) dan lokasi yang cocok untuk mengadakan acara ini adalah di pesisir selatan karena wilayah ini juga terkenal sebagai andalan wisata provinsi sumatera barat. Para peserta rapat setuju dengan bentuk acara dan lokasi pelaksanaannya. Setelah itu diputuskanlah waktu pelaksanaan traithlon ini pada tanggal 25-26 Januari 2020.
Mataharipun mulai menutup diri dan azan maghribpun berkumandang saling bersahut-sahutan di udara kota padang panjang, rapat kamipun dibreak sejenak untuk melakukan perintah Allah menunaikan kewajiban seorang hamba menghadap sang khaliknya. Disela-sela panggilan ini, kami berjalan melangkahkan kaki sambil bercerita tentang cita-cita akan komunitas ini. Tawa-tawa menjadi selingan ketika menuju mushalla terdekat untuk menunaikan sholat maghrib. Kaki kami melangkah ke mushalla sekolah SMK cendana kota padang panjang. Sayapun membasahi wajah yang lelah dengan air wudhu’, membasuh tangan yang telah kering, menyapu kepala dengan air dinginnya kota padang panjang, dan diakhiri membasuh kaki yang telah melangkah kemana-mana. Semoga wudhu’ ini menjadi penyegar badan kami setelah melakukan aktfivitas dunia. “AllahuAkbar”, sang imam mengangkat kedua tangan sebagai tanda dimulainya solat maghrib, saya dan beberapa kawan-kawan juga mengangkat tangan untuk menghadap, berkomunikasi, dan menyembah Allah akan segala kuasaNya. Solat ini menjadi penyejuk jiwa kami yang lelah, solat menjadi charger jiwa kami yang telah terkuras. Duhai Tuhan kami, Allah, begitu agung akan diriMu dan begitu besar kuasaMu. Kami ini hanyalah makhluk hina yang tercipta dari setetes air mani dari tempat keluarnya najis manusia. Lalu engkau angkat derajat kami karena iman yang telah engkau berikan. Tiada nikmat terbesar kami kecuali nikmat iman ini. “Assalamu’alikum Wa rahmatullah….” Sang imam menoleh ke arah kanan. “Assalamu’alaikum Wa rahmatulla…” lalu imam menolah ke kiri. Setelah melaksanakan solat, kami berzikir dan berdo’a kepada Allah, berdo’a dengan hajat kami masing-masing.
Kamipun melanjutkan rapat yang tertunda sambil menyeruput kopi yang hampir habis. Pada sesi ini menyimpulkan hasil rapat yang dibacakan oleh mas budiono sekaligus notulen rapat dan juga beliau adalah koordinator humas LHA. Ketika dibacakan hasil rapat ini, dengan bismillah didalam hati, rapat ini ditutup dengan tekad akan melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Saya melangkah keluar dari kedai kopi, menaikkan standar sepeda motor buntut yang telah berusia 13 tahun. Dengan kaki kiri meng-engkol sepeda motor dan tangan kanan memegang pedal gas, sayapun mulai menghidupkan sepeda motor tua ini. Bruumm… bruuummm… bruuumm… pertanda saya berhasil menghidupkan sepeda motor. Ketika sepeda motor ini telah hidup, saya langsung memakai jaket, menggunakan helm, dan menaiki sepeda motor tua ini bak menaiki kuda troya pasukan spartan, yunani. Saya berpamitan sambil bersalaman kepada kawan-kawan yang lainnya.
Saya menancap gas sehingga menghasilkan irama-irama mesin yang saling bertubrukan menuju kota Payakumbuh pada malam itu juga karena paginya saya harus melaksanakan tugas negara sebagai bagian dari pelayan publik, PNS. Didalam kegelapan malam, saya menerobos setiap jalan yang saya lalui, lampu sepeda motor memudarkan kegelapan yang menyelimuti dan menuntun saya menyusuri jalan-jalan yang saya lalui. Ah malam, kau membutakan mata untuk melihat hamparan jalan dan menyelimuti kendaraan yang lalu lalang.
Sambil mengendarai kuda troya, saya melewati jalanan koto baru terus lurus menuju simpang jambu air lalu berbelok ke kanan yang mana dibelah kanan disimpang tersebut berdiri toko kue yang menjual berbagai aneka kue. Biasanya pada siang hari, polisi sering beridiri didepan toko kue tersebut untuk memantau laju kendaraan yang berasal dari pusat kota, pasaman, riau, dll. Setelah berbelok kekanan, kearah by pass kota bukittinggi, 2 blok toko dari simpang tersebut ada toko obat “apotek mulia” disana ada tanda dilarang parkir kecuali tamu toko dan didepan apotek tersebut, ada toko kelontong yang menjual barang-barang harian. Disamping apotek mulia adalah toko makanan yang mejual berbagai menu olahan ayam seperti ayam penyet, ayam grepek, pecel ayam, dll. Didekat toko makanan itu banyak minibus yang parkir disana untuk menunggu penumpang yang mau pergi ke padang  atau ke lubung basung. Saya melanjutkan perjalan melewati jalur by pass kota bukittinggi. Di jalur by pass ini, saya melewati 675 meter jalan layang yang dimulai dari depan Universitas Muhammadiyah dan berakhir di simpang empat SPBU. Selama melewati jalur by pass kota bukittinggi terlihat dikiri kanan jalan toko-toko grosiran, bengkel, rumah makan, dll. Sepeda motor saya melaju sampai lampu merah simpang empat, sayapun menunggu selama 60 menit hingga lampu berwarna hijau dan saya berbelok ke kanan, arah kota Payakumbuh. Sekitar 300 meter dari simpang empat tersebut ada hotel pusako, hotel tersebut berada disebelah kanan saya, masuk kedalam jalan selebar 3 meter dan mendaki menuju kesana. Hotel pusako juga memiliki resort dengan berbagai fasilitas yang ada. Perjalanan saya ada sekitar 40 km lagi menuju kota Payakumbuh dan jam telah menunjukkan pukul 8.45 wib. Paling cepat, dalam 30 menit saya akan sampai di kota Payakumbuh dengan kisaran kecepatan sepeda motor 60-75 km/jam.
Sesampainya saya dirumah pada pukul 21.30 wib, dengan pelan saya mengetuk pintu rumah sambil mengucapkan salam. Dari dalam rumah terdengar suara lirih istri tercinta saya untuk membukan pintu rumah.
“assalamu’alaikum dinda”
Wa’alaikum salam uda, capek da? Jawab istri saya sambil mengucek mata yang masih mengantuk
“sedikit capek sayang. Uda mau mandi dulu sebelum tidur”.
Uda mau dibuatkan air hangat untuk mandi?
“Nggak usah dinda”, panggilan akrab saya untuk sang istri tercinta. “uda mandi pakai air dingin saja dan juga biar terasa segar kalau mandi pake air dingin”.
“Oh.. oke da...” jawab istri saya ketika saya mengambi handuk yang tersangkut dan langsung menuju kamar mandi.
Saya mengambil air didalam bak mandi yang telah terisi penuh dengan gayung dan mengucurkan air tersebut dari kepala dan menuju keseluruh tubuh saya. Seketika itu, badan saya yang sebelumnya capek karena berkendaraan jauh langsung hilang dibawa oleh air-air yang membasahi tubuh saya. “ah... segarnya...” lirih saya dalam hati. Setelah selesai mandi dan mengganti baju, saya tidur di samping istri lalu mengecup dahinya yang sedang tertidur pulas, melanjutkan tidur yang terpotong tadi. Sebelum tidur saya membaca surat Arrahman karena bagi saya surat ini memiliki makna tersendiri bagi saya. Apalagi ketika saya menghayati setiap arti dari ayat-ayat yang ada dalam surat arrahman tersebut. Saya sebagai hamba yang hina merasa terlalu hina atas begitu banyaknya nikmat yang Allah berikan kepada saya tapi ibadah saya kepadaNya sangatlah tak sebanding, Fabi aiyia laa irobbikuma tukadziban... maka nikmat tuhanmu manakah yang kamu dustakan. Air mata menetes setiap memahami arti surat ini. Ya Allah, jadikanlah saya hamda yang selalu bersyukur atas semua yang Engkau berikan dan jadikanlah saya hamba yang selalu ta’at atas perintahmu. Setelah membaca surat arrahman sampai habis, saya melanjutkan membaca do’a tidur, “Bismika Allahumma Ahya wa Amut..., dengan namaMu ya Allah, saya mati hidup dan mati. Sebelum menutup mata, saya kembali memandangi wajah istri saya yang terlelap,

Pengolahan Limbah Buangan Rumah Tangga dengan Cara Sederhana


Ingin drainase rumah anda seperti ini?


 Atau seperti ini?


Atau juga ketika banjir, anda ingin airnya seperti ini?


Semuanya bisa diwujudkan dan caranya juga mudah kok. Nggak harus keluar biaya yang mahal atau harus menguras tenaga yang banyak. Caranya hanya perlu keinginan dan kemauan dari kita aja untuk memulainya. Yang paling urgen untuk merealisasikan semuanya itu hanya perlu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan. Bangun mindset bahwa, “kebersihan adalah sebagian dari iman dan kalau kita yang tidak memulai, siapa lagi.
Hmmm... okelah, it’s do to point aja. Untuk membuat lingkungan kita menjadi bersih dengan drainase yang airnya kinclong sehingga bisa berternak ikan didalamnya anda cukup dengan melakukan:
1.    Biasakan untuk selalu membuang sampah di tempat yang disediakan. Emang Indonesia tidak seperti jepang yang mana tempat pembuangan sampahnya ada dimana-mana. Tapi bukan berarti kita bisa seenaknya membuang sampah sembarangan. Ketika sedang pergi jalan-jalan dan tidak ditemukan tempat sampah, lebih baik sampahnya disimpan dahulu sampai ketemu sama tempat pembuangan sampah, simpelkan?!.
2.    Melakukan pengolahan limbah cair rumah tangga. Kali ini kita akan membahas panjang lebar bagaimana melakukan pengolahan limbah cair ini.
Pertama kita lihat dulu tipe mana saluran pembuangan yang digunakan. Apakah saluran pembuangan dari bak cucian piring, kamar mandi, wastafel digabung dan WC dipisah salurannya.


 Atau


Atau juga


Saluran pembuangan kamar mandi dan wastafel digabung lalu saluran cucian piring dan WC digabung.
Rata-rata orang indonesia menggunakan cara yang pertama yaitu semua saluran pembuangan digabung kecuali saluran pembuangan dari WC. Biasanya kita langsung membuang limbah cair kesaluran kota sehingga saluran kota menjadi bau dan berwarna, dipenuhi dengan alga hijau.
untuk itu, mari kita mulai memperhatikan kondisi lingkungan kita untuk saat ini. Sebelum membuang limbah cair ke saluran kota lebih baik lakukan pengolahan sederhana seperti skema dibawah ini sehingga air yang keluar dari saluran kota menjadi bersih dan kita pun bisa berternak ikan didalamnya. J

Skematik Dari Saluran Pembuangan Limbah Rumah Tangga


Langkah pertama yaitu saluran pembuangan dari kamar mandi dan tempat cucian piring masuk ke dalam bak pengendapan yang mana bak ini berfungsi untuk mengendapkan material-material padat yang ada seperti sabun kita yang jatuh di kamar mandi lalu masuk kedalam saluran atau bekas-bekas nasi yang masuk ke dalam saluran ketika sedang mencuci piring. Dibawah ini akan dibuat gambar dari bentuk bak pengendapan.

gambar bak pengendapan dan septik tank


gambar dari bak pengendapan dan septik tank sama. Yang berbeda hanya dimensinya saja. Untuk bak pengendapan bisa dibuat dengan dimensi 50x50x50 cm. Dinding dari septik tank dan bak pengendapan dibuat dari beton kedap air.
Setelah itu, limbah masuk kedalam bak resapan. Di bak resapan ini airnya meresap kedalam tanah yang mana pipa dilubangi dan dikelilingi oleh kerikil seperti gambar di bawah ini.

Air resapan ini bisa anda gunakan untuk penyiram tanaman otomatis dari tanah kalau memiliki laha yang cukup luas atau anda juga bisa membuat bak khusus dengan ukuran 40x40x40 cm seperti di bawah ini tanpa dibeton.

Terserah mau menggunakan metode apo untuk penyerapan dari air bak pengendap, apakah dibuat disepanjang pipa yang dilubangi atau dengan membuat bak khusus. Semoga ini bermanfaat bagi diri penulis maupun bagi pembaca semuanya. Saatnya kita sebagai masyarakat Indonesia peduli akan lingkungan sekitar dengan tetap menjaga kebersihan.

Sumber dan daftar bacaan:
1.       Home asessment system chapter XI: managing household wastewaster: septic systems and other treament methods, michigan state university
2.       Managing household wastewaster: septic systems and other treament methods, cooperative extension service, university of kentucky
3.       Reducing Contamination by Improving Household Wastewater Treatment, B.L. Harris, D.W. Hoffman and F.J. Mazac, Jr.
4.       The autority on sustainable building, www.level.org.nz
5.       Panduang pengenalan total pollutant load control system
6.       Design handbook, residential onsite watewater treatment systems,.
7.       Small watewater treatment works, DPW design guidlines, republic of south africa
8.       Simulation of Domestic and Industrial Wastewater Disposal in Flooded Mine Workings
9.       Anaerobic up flow fluidized bed reactor performance as a primary treatment unit in domestic wastewater treatment
10.   Application of subsurface wastewater infiltration system to on-site treatment of domestic sewage under high hydraulic loading rate.

11.   Study on method of domestic wastewater treatment through new-type multi-layer artificial wetland

KELOMPOK SOSIAL SEBAGAI SARANA SOSIALISASI PENANGANAN GEMPA DAN TSUNAMI

Gempa dan tsunami merupakan momok yang sangat menakutkan bagi semua orang apalagi di Indonesia. Indonesia merupakan negara yang dilalui pergerakan lempeng bumi. Semenjak terjadinya gempa dan tsunami yang telah meluluh lantakkan Aceh pada tahun 2004 dilanjutkan dengan gempa yang silih berganti seperti di Jogja, Nias, Bengkulu, Sumatera Barat, dan juga gempa dan tsunami yang terjadi di kepulauan Mentawai. Berdasarkan hasil penelitian sejarah tsunami di Indonesia antara tahun 1612 sampai dengan 2000 yang pernah dilakukan oleh Latief et al. (2000), kemudian dilengkapi dengan kejadian tsunami 10 tahun terkahir didapatkan bahwa, tidak kurang dari 118 kejadian tsunami pernah terjadi di perairan Indonesia, 90% tsunami dibangkitkan oleh aktivitas tektonik, sedangkan 9% akibat vulkanik dan 1% oleh tanah longsor.
Perlu kita ketahui bahwasanya Indonesia masih perlu melakukan pembenahan dalam menghadapi bahaya dari gempa tsunami, baik itu dari sisi infrastuktur maupun mental masyarakat. Melihat fenomena gempa dan tsunami yang terjadi di Indonesia, pemerintah, selaku pembuat kebijakan publik, mulai membuat peraturan tentang bahaya gempa dan tsunami seperti PP-RI No. 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dan juga dan PP-RI No. 64 tahun 2010 tentang Mitigasi bencana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Sehingga, dengan ini, dapat mereduksi dampak yang di timbulkan. Ragam cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi bencana gempa dan tsunami yang terjadi adalah membangun bangunan yang tahan gempa, membuat jalur evakuasi, melakukan sosialisasi dalam mempersiapkan bencana gempa dan tsunami.
Salah satu cara yang efektif dalam melakukan edukasi/pembinaan menghadapi gempa dan tsunami adalah melakukan sosialisasi dalam kelompok-kelompok sosial yang ada di masyarakat. Anda bisa bergabung dalam kelompok-kelompok mereka seperti kelompok majelis ta’lim, kelompok ojek, organisasi kepemudaan, kelompok tani, dll. serta andapun bisa memanfaat masjid sebagai sarana untuk melakukann sosialisasi ini.
Untuk memudahkan dalam melakukan sosialisasi maka saya membuat bahan sosialisasi bagi kelompok sosial yang ada geluti. Semoga dengan ini, masyarakat indonesia teredukasi dalam penanganan gempa dan tsunami.
Ada tiga komponen utama yang harus kita ketahui dalam menghadapi gempa dan tsunami yang terjadi yaitu:
1.
Ada beberapa hal yang harus kita persiapkan seandainya terjadi gempa dan tsunami sehingga dapat mereduksi dampak kerusakan yang terjadi.
 Penanganan sebelum gempa dan tsunami
a.       Mengenali apa itu gempa dan tsunami serta dampak yang di timbulkan.
b.      Pastikan bahwa struktur dan letak rumah kita dapat terhindar dari bahaya gempa. Lakukan evaluasi dan renovasi bangunan agar terhindar dari gempa bumi.
Bagaimana teknis membangun rumah aman dari gempa akan saya jelaskan dalam tulisan selanjutnya yang khusus membahas tentang “teknis membangun rumah aman gempa”.


c.  Kenali tempat lingkungan tempat bekerja. Perhatikan letak dari pintu keluar, tangga darurat, lift, dan tempat berlindung ketika terjadi gempa. Belajar menggunakan P3K, alat pemadam kebakaran, dan catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi ketika terjadi gempa seperti nomor polisi, nomor kebakaran, dan nomor keluarga.

d.      Atur tata letak perabot dirumah seperti lemari diusahakan menempel pada dinding dengan dipaku atau diikat untuk menghindari jatuh atau roboh saat terjadi gempa. Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran dan selalu mematikan air, gas, serta listrik apabila tidak digunakan.

e.       Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material jadi benda-benda yang berat sedapat mungkin untuk meletakkanya di bawah dan cek kestabilan benda-benda yang tergantung misal lampu hias.

f.       Persiapkan alat-alat yang harus ada setiap saat seperti P3K, Senter/lampu baterai radio, makanan suplemen dan air.

g.      Mengetahui tempat-tempat evakuasi/shelter ketika terjadi tsunami.
h.      Selalulah memohon ampun kepada Allah dan berdoa agar terhindar dari segala marabahaya yang akan terjadi.


2.      Saat terjadi gempa
a.       Jika berada didalam bangunan, lindungi badan dan kepala dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, mencari tempat aman, hindari berada didekat dinding, lemari, dan barang-barang yang kemungkinan bisa runtuh. Lari keluar apabila masih dapat memungkinkan.

b.      Jika berada di luar bangunan atau area terbuka; hindari bangunan yang ada disekitar kita seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll. Perhatikan tempat kita berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.


c.       Jika sedang mengendarai, segera hentikan mibil dan keluar dari mobil.

d.      Jika berada didekat pantai, jauhi pantai dan cari shelter evakuasi atau lari ke tempat yang tinggi jika memungkinkan. Hindari daerah pegunungan atau tebing yang mugkin terjadi longsoran.

e.       Ketika terjadi gempa, jangan langsung panik.
3.      Sesudah terjadi gempa
a.       Keluar dari bangunan tempat kita berada dengan tertib. Jangan keluar menggunakan lift atau eskalator/tangga berjalan. Periksa jika ada yang terluka segera lakukan P3K. Telepon dan minta tolong jika terluka parah.

b.      Periksa lingkungan sekitar jika terjadi kebakaran, gas bocor, arus pendek listrik, dll.

c.       Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena kerusakan dari gempa karena kemungkinan masih dapat reruntuhan.

d.      Mendengar informasi valid tentang gempa dan kemungkinan tsunami, bisa melalui radio, televisi, atau internet.

e.       Jika terjadi tsunami, pergilah ke shelter dan, kalau masih memungkinkan, pergi ke tempat yang lebih tinggi.

f.       Jangan panik dan jangan lupa berdoa kepada Allah demi keamanan dan keselamatan kita semua.


semoga dengan tulisan ini mampu membuat kita sadar akan bahaya gempa dan tsunami dan melakukan penanganan yang tepat jika terjadi.



sumber: http://inatews.bmkg.go.id/mitigasi.php
          

Maps.me: aplikasi navigasi offline



  

  Bagi anda yang hobi traveling atau mau pergi berpetualang sendirian. Sekarang telah hadir aplikasi navigasi perjalanan tanpa harus terhubung internet (offline). Aplikasi ini akan membantu anda untuk mencari tempat tujuan yang ingin dituju dan juga memberikan rute yang terbaik menurutnya. Selama saya di Jepang, saya pergi menjelajahi negeri tersebut sendirian, menggunakan sepeda, dan membawa smartphone yang didalamnya ada aplikasi ini.